Wednesday, August 3, 2016

Peluang Usaha Fotocopy dengan Mesin Sewaan

Peluang Usaha Fotocopy dengan Mesin SewaanUsaha di bidang jasa fotocopy adalah salah satu jenis usaha yang memiliki potensi cukup bagus. Usaha ini dalam satu hari bahkan bisa memberikan pendapatan yang cukup lumayan. Bahkan jika dijalankan dengan rencana yang matang bisnis ini juga dapat memberikan kehidupan yang layak.

Dilihat secara umum, usaha jasa ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Pasalnya banyak masyarakat yang memang sangat membutuhkan jasa tersebut. Sebut saja para mahasiswa yang sering membutuhkan jasa fotocopy untuk kegiatan kampus, ada lagi para siswa sekolah dan juga masyarakat umum.

Banyaknya kebutuhan masyarakat ini salah satunya dikarenakan alat untuk fotocopy sangat mahal dan kurang efektif untuk kebutuhan pribadi di rumah. Karena itulah jasa seperti ini masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat. Namun begitu bisnis ini juga tidak dapat lepas dari tantangan dan hambatan contohnya masalah biaya pengadaan mesin yang cukup mahal.
Meski kebutuhan tinggi namun ternyata tidak mudah untuk memulai bisnis ini. Salah satu alasannya adalah karena mesin fotocopy harganya cukup mahal yaitu puluhan juta rupiah. Jelas, untuk kalangan menengah ke bawah akan lebih sulit untuk mewujudkan mimpi membangun usaha tersebut.

Namun begitu, saat ini sudah ada penyewaan khusus mesin fotocopy tersebut. Sistem sewa mesin fotocopy bisa menjadi salah satu alternatif solusi bagi anda yang ingin membuka usaha fotocopy tetapi modalnya sedikit.

Dengan adanya kesempatan ini anda tinggal menyewa mesin yang dibutuhkan. Tetapi, apakah usaha fotocopy dengan sistem sewa mesin tersebut sama menjanjikannya dengan jika anda menyediakan mesin sendiri? Tentu ada bedanya, agar lebih jelas mari kita bahas lebih lanjut mengenai keuntungan dan kelemahan sistem sewa tersebut.

1) Keuntungan menyewa mesin fotocopy
Adanya penyewaan mesin foto copy dapat menjadi salah satu solusi yang cukup bagus ditengah kurangnya modal untuk membuka usaha jasa tersebut. Pasalnya, dengan adanya sistem sewa tersebut anda yang tidak memiliki modal banyak sekalipun tetap bisa membuka usaha yang anda inginkan tersebut.

Dapat dibayangkan, dengan memanfaatkan sewa seperti ini anda dapat memecahkan kebuntuan mengenai modal. Jadi anda tinggal menyiapkan lokasi dan juga kertas-kertas yang dibutuhkan. Tentu saja beban modal yang harus dikeluarkan pada awal membuka usaha menjadi lebih kecil dibanding jika anda membeli mesin sendiri.

Jika anda tidak memiliki modal dan anda ingin membuka fotocopy maka paling tidak anda harus menabung dan mengumpulkan uang untuk modal sampai cukup. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan menabung, hanya saja menabung membutuhkan waktu yang tidak sebentar apalagi untuk jumlah uang sampai puluhan juta.

Dengan kata lain, jika akan membuka usaha dan menunggu modal dari tabungan maka kerugian pertama adalah masalah waktu. Beberapa tahun tersebut akan terbuang hanya untuk mengumpulkan modal. 

Padahal anda tentu tahu bahwa perkembangan dunia bisnis sangat cepat dan terus melahirkan banyak pelaku bisnis baru. Jika sampai tahunan anda menabung mungkin saja anda akan menghadapi persaingan yang lebih ketat ketika anda memulai usaha tersebut.

Dari sisi waktu itulah paling tidak menyewa mesin fotocopy bisa menjadi alternatif jalan yang perlu dipertimbangkan. Dengan menyewa mesin maka anda dapat memangkas waktu, anda juga dapat merintis usaha tersebut sampai benar-benar berjalan. Dan setelah berjalan anda bisa leluasa untuk mengelola bisnis itu lebih lanjut.

2) Kelemahan usaha fotocopy dengan sewa mesin
Selain bisa menjadi solusi masalah model, penyewaan mesin fotocopy untuk usaha tentu juga memiliki kelemahan yang perlu dipertimbangkan. Lalu kelemahan sewa mesin fotocopy apa? Ya jelaslah, karena menyewa maka anda harus membayar uang sewa, benar bukan? Sederhana saja, itu adalah kelemahan pertama yang harus anda hadapi.

Dengan menggunakan mesin sewa maka anda harus siap untuk menyisihkan pendapatan untuk membayar sewa. Jadi, pendapatan dari usaha tersebut tentu akan anda bagi untuk memenuhi kebutuhan sewa mesin sampai batas sewa yang disepakati. Dengan demikian, sebanyak apapun pendapatan maka anda tidak bisa berharap lebih karena anda mempunyai beban tanggungan yang cukup berat.

Dengan menggunakan sistem sewa seperti ini maka sudah ada kerjasama kontrak antara anda sebagai penyewa dan pihak pemberi sewa. Satu lagi, biasanya penyewaan mesin seperti ini pun tidak dapat dalam jangka waktu yang singkat. 

Paling singkat umumnya sistem sewa minimal 6 bulan atau setengah tahun. Dalam masa itu maka anda harus terus memberikan biaya sewa perbulan bagaimanapun keadaan usaha anda. Untuk gambaran, berikut spesifikasi sewa mesin fotocopy dari penyedia.

Canon ICMF 3000 Series
– Copy, print (single dan sharing), scan color dan simplex
– Speed 18 lembar per menit
– Maksimal ukuran kertas A4
– Harga sewa : Rp. 250.000 per bulan
– Free 12 cartridge per 1 tahun
– Harga di atas pemakaian 12 cartridge : Rp. 175.000 per cartridge
– Harga instalasi Rp. 100.000 (pertama kali saja)
– Deposit money 3 kali dari harga pokok sewa
– Masa sewa minimum 2 tahun
– Harga belum termasuk PPn 10%

Untuk jenis mesin Canon ICMF 3000 Series dengan lama sewa 1 tahun, gambarannya anda harus mengeluarkan uang sewa sebesar Rp. 250.000 per bulan. Itu berarti pengeluaran bulanan usaha anda harus ditambah dengan harga tersebut. Bisa dihitung sendiri contohnya, untuk gaji 1 karyawan 1 juta, listrik 300 ribu, kertas dan lainnya 500 ribu, hasilnya saja sudah 1,8 juta yang harus anda keluarkan setiap bulan.

Dari contoh hitungan kasar tersebut maka paling tidak usaha anda harus menghasilkan minimal sejumlah pengeluaran tersebut. Hitungan di atas tentu saja hanya gambaran kasar, tetapi yang perlu dicatat adalah beban bisnis dengan sistem ini memang terasa lebih besar jika dibanding dengan menggunakan mesin sendiri.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa usaha fotocopy dengan sistem sewa mesin fotocopy ini memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya anda dapat mempercepat proses pendirian usaha tanpa harus menunggu menggunakan modal sendiri. Kelemahannya anda harus menanggung beban yang cukup besar selama masa sewa mesin tersebut.

Jadi, pada satu sisi, usaha dengan mesin sewa bisa menjadi menjanjikan dan memiliki peluang bagus jika didirikan di lokasi yang benar-benar ramai yang membutuhkan jasa fotocopy tersebut. 

Di lokasi yang benar-benar strategis dan bagus, dengan modal seadanya bahkan anda bisa sukses menjalankan usaha ini. Di sisi lain, usaha dengan sistem sewa mesin seperti ini bisa memiliki resiko besar jika didirikan di lokasi yang kurang bagus atau sepi.

Untuk itu, dalam membuka usaha ini ada baiknya dipertimbangkan dengan matang dan direncanakan dengan sebaik-baiknya. Dalam arti harus ada analisa objektif lebih jauh mengenai seluruh aspek yang berkaitan. Jangan dipandang sebelah mata, hal-hal kecil pun sebaiknya dipertimbangkan dengan baik.

Dengan pertimbangan dan persiapan yang matang maka ketika anda memutuskan untuk menjalankan bisnis ini anda memiliki gambaran jelas bagaimana peluang bisnis fotocopy tersebut. Itu saja, semoga dapat menjadi sumber ide dan inspirasi kita semua. Tetap semangat dan salam sukses dari kami.

Peluang Usaha Fotocopy dengan Mesin Sewaan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko