Friday, January 1, 2016

Analisa Peluang Usaha Budidaya Kelinci yang Menjanjikan

Analisa Peluang Usaha Budidaya Kelinci yang Menjanjikan - Yang bingung mau membuka usaha apa bisa juga membuka usaha ternak kelinci. Ide ini masih cukup menjanjikan sebagai alternatif sulitnya mencari pekerjaan. Peluang usaha budidaya kelinci ini bisa dilihat dari harga jual di pasaran yang terbilang cukup tinggi. Sebut saja harga kelinci biasa yang berkisar antara Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000,- per ekor. 

Untuk budidaya kelinci atau ternak kelinci sendiri tergantung pada jenis kelinci yang akan dipelihara. Karena banyak jenis kelinci yang bisa dibudidayakan mulai dari kelinci biasa pedaging sampai jenis kelinci hias. Peluang atau prospek ke depan dari usaha ini tentunya juga akan tergantung pada jenis kelinci yang dipelihara tersebut.

Kelinci pedaging tentu akan dimanfaatkan dagingnya untuk konsumsi. Kelinci jenis ini yang membutuhkan tentu dari sektor usaha di bidang kuliner. Lain halnya dengan kelinci hias yang konsumennya merupakan masyarakat penghobi kelinci hias tersebut. Konsumen yang beda tentu juga akan membedakan peluang usaha ini ke depannya. 

Lalu, jika ada pertanyaan tentang bagaimana peluang usaha budidaya kelinci ini apakah bagus atau tidak maka harus dilakukan analisa terlebih dahulu untuk mengetahui kelayakan usaha tersebut. Meski secara umum usaha ternak ini masih cukup berpeluang namun kita tidak bisa serta merta menjalankannya tanpa analisa dan persiapan apapun.

Dalam sebuah analisa, agar bisa mengukur besar kecilnya peluang maka kita harus mampu menemukan indikasi-indikasi positif yang mendukung berlangsungnya usaha kelinci. Analisa tersebut hendaknya dapat memberikan informasi yang akurat mengenai berbagai ciri dan karakteristik usaha yang memiliki potensi bagus.

Oleh karena itu harus ada ukuran yang jelas untuk mengetahui usaha seperti apa yang peluangnya bagus. Seperti dilansir marketing.co.id, berikut empat tanda yang bisa kita jadikan acuan untuk mengetahui apakah ide usaha ternak ini cukup bagus atau tidak.

1) Mampu menjangkau pasar yang luas
2) Bisa berlaku di pasar lain
3) Mampu berkembang dan menyebar dengan cepat dan mudah
4) Memiliki kemauan yang kuat
5) Mampu bersaing

Usaha yang menjanjikan hendaknya mampu menjangkau pasar yang luas. Dalam hal ini maka untuk mengukur apakah ternak kelinci bagus atau tidak maka kita bisa menganalisa apakah ternak ini bisa menjangkau pasar yang luas atau tidak.

Yang kedua, masih ada kaitannya dengan poin pertama, sebuah usaha hendaknya juga bisa berlaku di pasar lain. Artinya, jika usaha bagus dijalankan di Surabaya maka usaha ini juga harus bagus jika dijalankan di Jakarta dan kota lainnya. Jadi kita bisa menganalisa apakah budidaya kelinci dapat berlaku didaerah lain atau tidak.

Bagus tidaknya usaha juga bisa dilihat dari kemampuannya berkembang. Dalam hal ini usaha yang bagus adalah usaha yang mampu berkembang dan menyebar dengan mudah dan cepat. Ini berarti dalam proses perkembangannya sebuah usaha harus bisacepat berkembang tanpa kendala yang berarti. Dalam kaitannya dengan usaha kelinci maka harus dilihat apakah usaha ini memiliki hambatan dan kendala yang berarti berkaitan dengan hal tersebut.

Baik tidaknya peluang budidaya kelinci juga bisa dilihat dari kemauan yang dimiliki oleh pelaku usaha yang akan menjalankannya. Usaha tidak bisa sukses dalam waktu singkat, untuk itulah perlu kemauan yang keras untuk mewujudkannya.

Berikutnya bisa dilihat apakah usaha memelihara kelinci ini bisa bersaing atau tidak. Jika kemampuan bersaingnya kecil maka sudah pasti usahanya kurang bagus dan sebaliknya. Untuk mengetahui hal ini kita bisa menganalisa kekuatan dan kelebihan usaha kelinci tersebut.

Analisa Peluang Usaha Budidaya Kelinci yang Menjanjikan

Selanjutnya, melihat dari ukuran atau kriteria di atas maka kita bisa melakukan kajian atau analisa lebih jauh mengenai peluang usaha ini. Beberapa hal yang bisa dikaji untuk mengetahui sejauh mana prospek yang dimiliki oleh usaha kelinci antara lain sebagai berikut!

1) Minat atau kebutuhan masyarakat
2) Harga jual kelinci
3) Tingkat kesulitan budidaya
4) Distribusi dan pemasaran

Minat dan kebutuhan masyarakat akan memberikan gambaran daya serap produk yang dihasilkan. Harga jual akan memberikan gambaran mengenai mampu tidaknya produk diserap dengan baik oleh masyarakat.

Sedangkan tingkat kesulitan budidaya akan memberikan gambaran menganai potensi masalah yang bisa dihadapi. Terakhir, masalah distribusi dan pemasaran akan memberikan gambaran mengenai bagaimana proses penyaluran atau penjualan hasil budidaya.

Demikianlah sedikit gambaran bagaimana seluk beluk peluang atau prospek yang dimiliki oleh usaha peternakan tersebut. Meski tidak bisa dijadikan dasar acuan dalam pembangunan usaha namun setidaknya mudah-mudahan informasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan kajian kita bersama. Itu saja, salam sukses dari kami.

Analisa Peluang Usaha Budidaya Kelinci yang Menjanjikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko