Saturday, February 25, 2017

Usaha Makanan Keliling, Mana yang Lebih Untung, Pedagang atau Bos Juragannya?

Peluang Usaha Makanan Keliling - Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumen membutuhkan pelayanan terbaik yang bisa memanjakan dan mempermudah proses belanja. Ini membuat layanan antar ke rumah menjadi bagian yang cukup penting dalam dunia usaha.

Usaha Makanan Keliling
Foto: Ilustrasi pedagang keliling/aldoartphotograp
Berkaitan dengan itu lalu apakah usaha makanan keliling bisa memberikan kita peluang keberhasilan? Apakah usaha tersebut cukup bagus untuk dijadikan sebuah bisnis yang bisa menghasilkan pundi-pundi keuntungan yang besar?

Jelas sekali memang bahwa usaha makanan keliling memberikan pelayanan khusus bagi mereka yang ingin mendapatkan santapan tanpa harus bersusah payah meninggalkan rumah.

Tapi jika kita berbicara mengenai bagaimana peluang usaha makanan keliling tersebut tentu ada banyak faktor yang harus dikaji lebih dalam.

Sebuah usaha tidak serta merta menjadi berpotensi dan menjanjikan hanya dengan dukungan pelayanan saja, masih ada kualitas produk yang harus diperhatikan dan berbagai aspek lain yang juga sangat menentukan.

Usaha makanan keliling adalah usaha dagang makanan siap saji yang dilakukan dengan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Usaha ini tidak mengandalkan atau menunggu konsumen tetapi menjemput konsumen yang membutuhkan produk makanan yang dijual.

Dengan begitu usaha ini memiliki keuntungan bisa menjemput pasar atau konsumen namun demikian ada keterbatasan yang juga dapat menghalangi banyaknya penjualan yang bisa di dapat. Sebelum lebih jauh, mari simak juga:

1) Peluang usaha makanan ringan unik
2) Peluang usaha makanan dan minuman
3) Peluang usaha makanan dengan modal kecil
4) Peluang usaha makanan 2012
5) Peluang usaha makanan 2013
6) Peluang usaha makanan tradisional
7) Peluang usaha makanan gorengan
8) Peluang usaha makanan 2014

Memasarkan jenis makanan dengan berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain tentu membuat produk yang bisa di jual sekali jalan sangatlah terbatas. Banyaknya produk yang bisa dijual tersebut hanya sebanyak kekuatan alat transportasi yang digunakan untuk berkeliling.

Misalnya, pedagang bakso keliling hanya bisa membawa produk sebanyak yang mampu di bawa oleh gerobak bakso yang digunakan.

Meski begitu jenis usaha ini juga bisa memberikan penghasilan yang cukup baik, bisa di atas tiga juga perbulan tapi masih dipotong biaya produksi. Misalnya saja perhitungan kotor untuk usaha bakso keliling yang harganya Rp. 5.000 / mangkuk.

Jika terjual 20 mangkuk maka sudah mendapatkan seratur ribu, jika dikalikan selama satu bulan bisa mencapai + Rp. 3 juta, itu hanya gambaran kotor saja, bisa lebih dan bisa saja kurang.

Kalau dilihat dari gambaran kasar tersebut maka dapat di katakan bahwa usaha ini untuk dijalankan secara individu memang kurang begitu berpotensi, pasalnya cakupan dan kemampuan satu orang dalam melayani konsumen sangatlah terbatas.

Lalu bagaimana jika kita berminat untuk menjalankan usaha keliling, apakah kita harus berhenti dan mencari ide lain saja? Tentu tidak harus begitu juga, meski secara individu usaha ini akan menghasilkan keuntungan yang terbatas namun bagaimana jika beberapa pedagang keliling dijadikan satu sekaligus?

Singkatnya peluang menjanjikan yang dimiliki jenis usaha seperti ini adalah menjadi bos atau juragan-nya. Jadi kalau hendak membuka usaha di bidang ini maka kita buka saja usaha juragan makanan keliling.

Misalnya kita bisa membuka usaha bakso keliling dengan mempekerjakan orang lain sebagai pedagang kelilingnya, bukan kita yang menjadi pedagang langsung. Kalau seperti itu baru bisa disebut sebagai usaha yang potensinya bisa lebih besar dari sekedar bekerja menjadi pedagang makanan keliling, benar bukan?

Kalau untuk menjadi juragan usaha makanan keliling seperti itu tentu kita bisa mendapatkan potensi yang lebih besar. Sebut saja jika satu orang bisa menghasilkan rata-rata 3 juta per bulan. Maka jika ada 5 pedagang kita bisa mendapatkan penghasilan 15 juta per bulan.

Tinggal kita hitung saja dengan biaya produksi yang dibutuhkan maka kita akan tahu seberapa besar potensi laba yang bisa di raih dengan menjalankan usaha ini. Bagaimana, menarik bukan?

Meski secara sekilas dapat dikatakan bahwa usaha seperti itu cukup menjanjikan namun semuanya masih tergantung pada banyak faktor. Jika kita memang berniat menjalankan usaha seperti ini maka sebaiknya kita analisa lebih dalam terlebih dahulu.

Lakukan analisa mengenai bagaimana prospek usaha ini berkaitan dengan lokasi yang dibidik. Karena, seperti kita tahu peluang usaha akan tergantung pada permintaan pasar, sarana prasarana, kemampuan manajemen, permodalan, kondisi persaingan dan beberapa aspek lain.

Itulah sedikit untuk pembahasan kita kali ini mengenai peluang usaha jual makanan keliling, semoga bisa menjadi bahan ide dan inspirasi kita semua. Jangan lupa untuk menyempatkan diri membaca beberapa peluang lain yang sudah di baha sebelumnya melalui artikel usaha di bawah ini.

Usaha Makanan Keliling, Mana yang Lebih Untung, Pedagang atau Bos Juragannya? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko