Saturday, October 3, 2015

Gambaran Analisa Kebutuhan Pakaian Muslim

Gambaran Analisa Kebutuhan Pakaian Muslim – tren perkembangan dunia mode pakaian memang terus melaju dengan pesat. Ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi kita yang bergerak di bidang usaha pakaian.

Yang akan kita bicarakan kali ini berkaitan dengan persiapan awal jika kita hendak mendirikan sebuah usaha pakaian yaitu khususnya untuk jenis pakaian muslim. Dalam hal ini kita akan mencari gambaran mengenai bagaimana prospek atau peluang usaha pakaian muslim tersebut dengan melakukan beberapa analisa. 

Sebagaimana yang sudah sering kita bicarakan, sebelum memulai sebuah usaha hendaknya kita melakukan analisa terlebih dahulu mengenai berbagai potensi yang ada untuk jenis usaha yang akan dijalankan.

Salah satu analisa yang hendaknya kita lakukan yaitu analisa tentang kebutuhan konsumen yang ada di pasaran. Untuk itulah, bagi kita yang ingin membuka usaha pakaian muslim maka kita juga harus mencari tahu atau melakukan analisa terhadap bagaimana kebutuhan pakaian muslim di masyarakat. 

Jika kita lihat dari jenis pakaiannya maka pakaian muslim hanya diperuntukkan untuk umat Islam dan itu berarti pasar yang kita bidik sudah jelas. Dalam hal ini kita tinggal melihat perkiraan jumlah penduduk yang muslim.

Di Indonesia sendiri umat Islam merupakan mayoritas dalam arti kita tidak akan kekurangan konsumen jika membuka usaha pakaian muslim. Selanjutnya yang perlu kita cari tahu adalah kecenderungan permintaan atau kebutuhan dari pakaian tersebut. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan yaitu sebagai berikut!

1) Pakaian muslim ramai di saat hari raya keagamaan
2) Pakaian muslim tidak terlalu mengedepankan mode
3) Tidak semua bagian pakaian sering dibutuhkan

Kita juga mungkin sudah tahu bahwa kebutuhan pakaian muslim akan meningkat di hari keagamaan yaitu misalnya hari raya idul fitri. Pada idul fitri atau lebaran hampir semua muslim memiliki kebiasaan membeli pakaian baru.

Berbeda pada kehidupan sehari-hari, kesehariannya pakaian muslim tidak begitu banyak dibutuhkan jika tidak menjelang lebaran. Ini harus kita ingat dan ketahui jika kita ingin membuka sebuah usaha pakaian muslim. 

Dengan keadaan tersebut maka di hari-hari biasa kita bisa menyediakan pakaian yang secukupnya. Di hari mendekati lebaran karena kebutuhan masyarakat akan meningkat maka kita harus bisa menyiapkan stok barang yang dibutuhkan banyak orang. Dengan begitu maka usaha kita bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan.

Perlu juga kita ingat bahwa pakaian muslim tidak terlalu neko-neko seperti jenis pakaian lain. Pakaian ini berbeda dengan pakaian lain dimana intinya pakaian harus sesuai dengan ketentuan agama yaitu dapat menutup aurat dengan baik. Oleh karena itu kita harus bisa memilih dan memilah model-model pakaian muslim yang akan kita jual.

Poin ketiga ini maksudnya adalah bahwa pakaian muslim terdiri dari beberapa bagian dan masing-masing bagian tersebut kebutuhan di masyarakatnya berbeda. Sebagai contoh, umumnya di hari-hari biasa kebutuhan jilbab tetap lumayan tinggi bahkan lebih tinggi dari busana-nya. 

Secara umum, kebutuhan akan pakaian muslim ini ada musim puncaknya yaitu pada masa lebaran idul fitri. Pada hari-hari biasa kebutuhan akan jenis pakaian ini hampir sama dengan kebutuhan pakaian lain yaitu tidak begitu besar. Namun mengingat trend mode pakaian masa kini yang sudah mulai banyak memunculkan kreasi busana muslim maka potensi penjualannya pun sudah semakin meningkat.

Nah, itulah tadi sedikit gambaran untuk kebutuhan pakaian muslim yang ada di masyarakat secara umum. Agar dapat menjadi pedoman untuk memulai usaha maka sebaiknya kita melakukan analisa kebutuhan tersebut sesuai dengan target market yang kita tetapkan misalnya kita sesuaikan dengan daerah dimana produk akan kita pasarkan.

Sampai disini saja, semoga sedikit gambaran di atas bisa menjadi tambahan referensi dan bahan pertimbangan kita semua sebelum memulai mendirikan sebuah usaha atau bisnis pakaian khusus muslim.

Gambaran Analisa Kebutuhan Pakaian Muslim Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko