Saturday, May 23, 2015

Tips Usaha Jual Baju Lebaran Sukses Untung Besar

Tips Usaha Jual Baju Lebaran Sukses - Apakah usaha musiman jual baju lebaran bisa mendatangkan keuntungan yang banyak? Tentu saja bisa, namun perlu diingat, tidak semua pedagang baju lebaran akan mendapatkan untung besar. Jika sebelumnya usaha kita memang sebagai pedagang baju maka tidak akan terlalu sulit bagi kita untuk mendapatkan peningkatan pendapatan di musim lebaran.

Karena umumnya kita sudah memiliki lokasi dan juga pelanggan yang sudah lama sering berbelanja kepada kita. Sedangkan bagi yang memang murni hanya berdagang baju hanya waktu-waktu tertentu saja maka perlu ada strategi khusus agar penjualan bisa maksimal.

Untuk pelaku usaha yang memang murni musiman, dalam arti hanya berjualan jika musimnya datang maka biasanya tentu sudah memiliki strategi khusus dalam mencari pelanggan sebanyak mungkin. Namun mengingat perkembangan persaingan yang semakin ketat maka perlu kita perhatikan kembali berbagai strategi yang sebelumnya telah biasa kita jalankan.

Kita sebaiknya mengukur apakah strategi yang biasa diterapkan masih sesuai dengan kondisi sekarang atau tidak. Dengan melihat dan mencermati kembali berbagai strategi tersebut maka diharapkan kita bisa menemukan celah untuk strategi baru yang lebih relevan dan berhasil atau sukses.

Sebenarnya inti dari berjualan adalah kemampuan kita dalam berkomunikasi dengan calon pembeli. Semakin cakap kita dalam mengkomunikasikan berbagai produk yang dijual maka semakin tinggi peluang kita untuk menciptakan sebuah transaksi jual beli.

Dalam menjalankan usaha musiman ini ada beberapa tips yang bisa kita terapkan. Beberapa tips usaha jual baju lebaran yang sukses antara lain sebagai berikut!

1) Pelajari calon konsumen yang akan dibidik
Kiat atau tips pertama adalah pelajari calon konsumen yang akan di bidik. Ini berarti sebelum terjun berdagang sebaiknya kita mempelajari bagaimana keadaan konsumen yang akan kita bidik di wilayah tersebut.

Kita cari tahu bagaimana daya beli yang ada, bagaimana minat dan budaya mereka yang berkaitan dengan berpakaian. Mengetahui daya beli masyarakat akan memudahkan kita dalam memilih jenis produk yang sesuai untuk dijual.

Jangan sampai kita terlalu memaksa, misalnya menjual produk mahal di lingkungan masyarakat ekonomi lemah dan atau sebaliknya. Jika sudah tahu bagaimana kemampuan daya beli masyarakat dan kebiasaan mereka dalam berpakaian maka kita bisa mengkombinasikan barang dagangan sesuai kebutuhan.

2) Sediakan produk baju berkualitas sesuai trend
Ukur seberapa besar potensi konsumen yang bisa ditarget untuk berbagai produk baju lebaran yang harganya mahal, setelah itu kita dapat menyediakan model-model baju yang sedang trend. Selain itu jangan lupa untuk menyediakan semua produk yang terbaik meski untuk produk termurah sekalipun.

Khusus untuk produk murah kita bisa mengkomunikasikan kepada calon pembeli tentang gambaran kualitas (bagus/tidak), usahakan calon konsumen bisa tahu bahwa akan lebih baik membeli baju yang lebih bagus meski harganya lebih mahal.

3) Buat satu pencitraan murah
Jika memiliki waktu yang cukup sebelum terjadinya puncak permintaan masyarakat kita bisa menjerat banyak konsumen dengan menguatkan citra murah pada berbagai pakaian untuk lebaran yang kita sediakan.

Caranya kita bisa memberikan harga seperti harga promo pada setiap perwakilan konsumen dari daerah yang berpotensi. Dengan sistem ini diharapkan berita dari mereka yang mendapatkan baju bagus harga murah bisa cepat tersebar di masyarakat dan dapat meningkatkan penjualan kita. 

4) Berikan keramahan, jangan sok tidak butuh
Walau bagaimanapun, pelayanan adalah sangat penting, maka dari itu untuk meningkatkan penjualan kita bisa membiasakan diri untuk memberikan pelayanan yang ramah, sopan dan santun. Hindari bersikap seolah-olah kita tidak butuh atau tidak ingin calon konsumen membeli pakaian dari kita. 

Sesengak apapun kelakuan calon konsumen sebaiknya kita berusaha tetap memberikan pelayanan yang terbaik. Jika kita jual baju lebaran di pasar tradisional yang biasanya ada sistem tawar menawar maka jangan terlalu mempromosikan diri kita terlalu tinggi.

Jangan seolah-olah konsumen yang butuh kita padahal pada kenyataannya antara kita dan konsumen saling membutuhkan. Jangan biarkan konsumen sampai memohon-mohon atau memelas karena tidak semua orang memiliki tipe menawar barang yang demikian.

5) Pandai-pandailah membujuk
Untuk mendukung berbagai kiat yang telah dilakukan jangan lupa juga untuk memperhatikan cara kita dalam menawarkan semua produk pakaian yang kita jual.

Ingat, penjual yang sukses adalah penjual yang pandai membujuk calon konsumen untuk membeli produk dagangannya. Kita bisa membujuk dengan cara memuji dan lain sebagainya.

6) Mulai tawarkan baju dengan harga lebih tinggi
Untuk kita yang memiliki bakat berdagang mungkin sudah tahu tipe atau karakteristik calon konsumen yang datang. Pasalnya, ada konsumen yang hobi menawar harga sampai serendah mungkin dan ada yang tidak suka tawar menawar.

Jual Baju Lebaran Sukses

Lihat karakter tersebut, jika kita berhadapan dengan tipe konsumen yang hobi menawar maka tawarkan pakaian kita dengan harga yang lebih tinggi, hal ini agar calon konsumen tersebut lebih leluasa memberikan penawaran dan kita bisa terkesan tidak pelit.

Jika menghadapi konsumen yang tidak suka menawar kita bisa memberikan produk yang paling bagus dan menjelaskan kepadanya akan kualitas yang ada. Demikianlah sedikit tips jualan baju sukses, mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Dan menjadi tambahan referensi bagi kita yang ingin belajar menjalankan usaha jual beli pakaian khususnya jual baju lebaran. Jangan lupa juga baca beberapa tips sukses jualan lain yang ada di bagian akhir tulisan ini.

Tips Usaha Jual Baju Lebaran Sukses Untung Besar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko