Monday, March 30, 2015

5 Tips Membangun Kepercayaan Konsumen

5 Tips Membangun Kepercayaan Konsumen - Untuk usaha baru yang sedang berkembang kepercayaan konsumen adalah hal mutlak yang harus di rintis dan harus diperjuangkan. Bukan tanpa alasa, kepercayaan ini adalah modal dasar terjadinya interaksi yang sama-sama menguntungkan diantara kita sebagai pelaku usaha dan konsumen kita.

Tanpa kepercayaan ini bisa dipastikan bahwa usaha kita tidak akan bisa berjalan. Masalahnya, untuk usaha baru membangun kepercayaan konsumen itu bukanlah hal yang mudah dan bisa dikerjakan dalam waktu yang cepat. Ini

karena kepercayaan tidak bisa dibeli, kepercayaan akan tumbuh dengan sendirinya tanpa bisa dipaksakan. Kepercayaan konsumen ini dipengaruhi banyak faktor, karena itu wajar jika terkadang kita mengalami kesulitan dalam mewujudkannya.

Bahkan terkadang kita sampai putus ada karena tidak menemukan cara mudah membangun kepercayaan konsumen tersebut terhadap bidang usaha yang kita geluti.

Untuk masalah ini tidak ada jalan lain selain belajar dan terus berusaha semaksimal mungkin. Usaha kita untuk mendapatkan kepercayaan tersebut juga harus kita lakukan secara berkesinambungan agar kepercayaan yang sudah dengan susah payah diraih bisa hilang dan luntur begitu saja.

Untuk kita yang banyak mengalami kesulitan dalam mencari kepercayaan konsumen kita bisa belajar lebih dalam mengenai manajemen usaha. Kita bisa belajar tentang berbagai bidang informasi yang berkaitan dengan konsumen terutama yang kaitannya dengan pemasaran.

Selain itu kita juga bisa merumuskan strategi sendiri dari berbagai pengalaman yang kita miliki. Dalam usaha kita Membangun Kepercayaan dari Konsumen ini ada beberapa tips yang bisa kita perhatikan. Tips mendapatkan kepercayaan konsumen tersebut yaitu sebagai berikut!

1. Berikan produk yang terbaik

Kualitas produk sesuatu yang paling bagus untuk kita jadikan dasar bagi terwujudnya kepercayaan antara kita dengan pelanggan. Untuk itu kita bisa selalu mendapatkan kepercayaan dari pelanggan kita dengan cara memberikan produk yang berkualitas, yang baik sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kualitas yang kita berikan tersebut harus bisa diukur dari berbagai aspek. Apapun yang melekat para produk yang kita jual haruslah yang terbaik. Sebagai contoh, berikanlah produk yang sesuai dengan standar kesehatan, produk yang dikemas dengan baik, produk yang tidak mengandung bahan berbahaya dan sebagainya.

Dengan sangat memperhatikan aspek kualitas produk ini nantinya konsumen atau pelanggan kita akan tersadar betapa kita memperhatian mereka dengan baik. Untuk mendapatkan kepercayaan, produk berkualitas tersebut harus kita berikan sepanjang waktu, selamanya.

2. Layani konsumen dengan sopan, santun dan ramah

Pelayanan ini sangat penting bahkan bisa dikatakan bahwa pelayanan merupakan sebagian dari produk yang kita jual. Jadi perhatikan benar bagaimana cara kita memberikan pelayanan kepada konsumen yang datang.

Layani konsumen dengan penuh sopan santun dan keramahan bila perlu tunjukkan bahwa kita tidak menganggap mereka orang lain melainkan keluarga kita sendiri. Dalam memberikan pelayanan sebaiknya suara kita tidak boleh lebih tinggi atau keras dari pembeli.

Layani dengan senyuman dan yang terpenting dengan ketulusan. Buat mereka terkesan dan merasa nyaman dalam berinteraksi dengan kita. Dengan pelayanan yang super baik bahkan ada kalanya produk yang kurang baik pun bisa dengan mudah kita berikan kepada mereka.

Sistem pelayanan seperti ini bukan hanya akan menguntungkan penjualan tetapi akan lebih mempererat lagi kepercayaan yang sudah ada. Untuk pelanggan baru, dengan layanan konsumen yang bagus tersebut kepercayaan pun akan tumbuh dengan sendirinya.

3. Buat konsumen lebih dekat dengan kita

Transaksi bisnis yang dilakukan antara dua orang yang kenal dekat akan lebih menguntungkan dan menyenangkan, setidaknya begitulah anggapan sebagian besar konsumen. Orang akan lebih suka berbelanja atau membeli sesuatu kepada pembeli yang sudah mereka kenal.

Di masyarakat seolah-oleh memang ada kepastian bahwa membeli dari orang yang dikenal akan lebih menguntungkan dari membeli pada orang yang belum dikenal. Meski anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah.

Tapi pada kenyataannya kedekatan ini banyak memberikan manfaat, contohnya akan ada diskon, harganya lebih murah, ditambahin dan lain sebagainya. Konsumen atau pelanggan cenderung akan mendekati penjual meski sebenarnya mereka juga tahu bahwa kedekatan tidak bisa memberikan jaminan yang menguntungkan.

Oleh karena itu untuk membangun kepercayaan kita bisa membangun hubungan dekat dengan pelanggan. Jika konsumen merasa dekat maka mereka akan cenderung mengunjungi kita saat membutuhkan produk yang kita miliki meski diluar banyak produk yang sama. Perasaan dekat terhadap kita sebagai pelaku usaha akan memberikan jaminan lebih pada mereka.

4. Tepati janji, penuhi komitmen

Janji adalah hutang, begitu juga antara konsumen dan kita. Kepercayaan akan tumbuh dengan kokoh jika kita dapat merealisasikan janji kita dengan baik. Sebagai contoh, jika kita mendapatkan pesanan yang sudah disepakati akan diselesaikan pada hari Senin maka tepatilah.

Usahakan produk yang kita berikan bisa sampai di tangan konsumen sesuai dengan waktu yang mereka harapkan. Kalau bisa sekalipun jangan pernah kita sampai mengingkari janji yang berhubungan dengan konsumen.

Jika kita dapat dipercaya janjinya maka bukan hanya tumbuh, kepercayaan mereka pun akan semakin kokoh dan kuat. Jagalah kepercayaan yang diberikan, jangan pernah mengecewakan konsumen satu kali pun.

5. Jangan buat konsumen rugi atau merasa rugi karena kita

Hal yang juga sangat penting untuk membangun kepercayaan konsumen adalah masalah perlakuan kita terhadap konsumen, dalam hal ini jangan pernah membuat konsumen atau pelanggan rugi. Meski hanya sekali kalau bisa jangan pernah membuat konsumen rugi atau merasa rugi karena kita.

Jika terpaksa lebih baik kita yang rugi. Kenapa demikian, sekali saja mereka rugi dan merasa rugi maka kepercayaan mereka akan luntur. Siapapun tidak akan mau rugi, begitu pun dengan konsumen.

Contoh kasusnya seperti ini, jika ada seseorang yang memesan produk pada kita dan mendapat produk yang catat atau sedikit rusak mungkin saja dia akan menerima produk tersebut tetapi dengan kekecewaan.

Dengan rasa kecewa tersebut sesuatu yang paling mungkin adalah dia tidak akan datang lagi ke kita, dan yang terburuk dia bisa merasa sangat kecewa atau bahkan sakit hati dan menceritakan pengalaman tidak menyenangkan tersebut kepada orang lain.

Hal selanjutnya yang mungkin bisa terjadi tentu sudah bisa kita prediksi bukan? Untuk bisa mendapat kepercayaan konsumen tersebut kita harus mampu menunjukkan bahwa kita benar-benar peduli pada mereka, bahwa kita akan memberikan yang terbaik kepada mereka selamanya.

Jaminan tersebut akan memberikan ikatan yang kuat diantara kedua belah pihak dan diharapkan akan memberikan keuntungan satu sama lainnya. Itu saja, semoga 5 tips membangun kepercayaan konsumen ini bisa bermanfaat.

5 Tips Membangun Kepercayaan Konsumen Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko