Sunday, January 11, 2015

Kendala Usaha Kecil Menengah dan Solusi Jitu Mengatasinya

Kendala Usaha Kecil Menengah dan Solusi - Keputusan menggeluti bidang bisnis atau usaha wiraswasta dapat dikatakan sebuah keputusan terjun bebas kedalam kancah persaingan bisnis yang sangat ketat dan kejam. Segala daya upaya untuk membangun sebuah bisnis mandiri tidak dapat selalu berjalan mulus.
Kendala Usaha Kecil Menengah dan Solusi

Banyak kendala yang harus dihadapi dan dipecahkan khususnya usaha kecil menengah. Kali ini kita akan mencoba menyisir berbagai kemungkinan kendala usaha tersebut dan mencari alternatif solusi pemecahan masalahnya.

Yang namanya usaha atau bisnis memang tidak akan luput dari hambatan dan berbagai permasalahan. Tugas kitalah sebagai pelaku usaha untuk memecahkan berbagai persoalan tersebut agar dapat mencapai kesuksesan yang dituju.

Berbagai hambatan usaha kecil menengah tersebut harus kita jemput dan sesegera mungkin kita cari solusinya. Dengan begitu perjalanan bisnis akan lebih lancar. Apa saja kendala atau hambatan yang bisa ditemui oleh jenis bisnis UKM ini?

Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri.

Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: "Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat." Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut :
  • Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
  • Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
  • Milik Warga Negara Indonesia
  • Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
  • Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi. (Sumber: Wikipedia)


Jelas sekali bahwa usaha kecil menengah merupakan jenis usaha dengan skala yang tidak terlalu besar. Usaha ini biasanya berbasis dalam pengelolaan masyarakat artinya pelaku usaha ini biasanya masyarakat kelas menengah ke bawah.

Di Indonesia sendiri usaha ini cukup berkembang dalam tata perekonomian namun usaha-usaha tersebut banyak mengalami hambatan bisnis sehingga perkembangannya pun tidak maksimal. Sesuai dengan tujuan artikel ini kita akan membahas mengenai berbagai kendala usaha tersebut.

Usaha kecil biasanya mengalami berbagai kendala dasar yang segera harus diselesaikan. Usaha-usaha kecil ini biasanya menghadapi kesulitan atau kendala sebagai berikut:

1. Sistem permodalan
2. Sistem pengelolaan
3. Kualitas sumber daya
4. Kondisi Persaingan


Hal paling dasar yang menjadi kendala atau hambatan dalam menjalankan usaha kecil menengah adalah masalah permodalan. Umumnya, usaha kecil memiliki keterbatasan pendanaan sehingga produktivitas nya tidak dapat maksimal.

Tidak gampang untuk menyelesaikan masalah yang satu ini apalagi jika usaha tersebut baru saja dibangun. Untuk itu perlu kecermatan dan kepiawaian dalam menentukan arah dan langkah dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Sebenarnya usaha ini diatasi dengan mencari sumber pendanaan lain yang berasal dari luar yaitu mengajukan pinjaman modal dari pihak lain. Dalam hal ini kita bisa mengajukan pinjaman ke bank untuk memperoleh tambahan modal.

Cara ini memiliki resiko yang cukup besar karena kita harus benar-benar mampu untuk mencicil angsuran dari kredit yang kita ajukan. Tapi sekarang sudah ada solusi lain dari pemerintah dimana pelaku usaha kecil menengah dapat mengajukan kredit usaha rakyat (KUR).

Masalah berikutnya yang biasa kita hadapi adalah mengenai sistem pengelolaan. Masalah yang satu ini berkaitan dengan kemampuan sumber daya manusia yang ada. Biasanya kebanyakan usaha kecil dijalankan dengan manajemen yang kurang baik dan kurang profesional.

Hal ini bukan karena tidak ada kemauan akan tetapi lebih ke masalah kemampuan yang ada pada diri kita. Untuk mengatasi masalah ini kita dapat belajar mengelola usaha dengan mengikuti berbagai pelatihan usaha, seminar dan lain sebagainya. Memang ada harga yang harus dibayar namun hal ini akan sesuai dengan pencapaian yang bisa kita raih.

Hal berikutnya yang sering menjadi kendala adalah mengenai kerasnya persaingan usaha. Sebagai usaha kecil tentu saja kemampuan kita dalam bersaing masih sangat kecil. Kita belum bisa menembus pasar yang lebih besar yang banyak di dominasi perusahaan besar meski sebenarnya potensinya sangat menjanjikan.

Untuk masalah ini solusi yang bisa dilakukan adalah dengan memaksimalkan produksi usaha kita. Kita dapat menggenjot penjualan semaksimal mungkin agar produktivitas usaha bisa lebih baik. Dengan begitu seiring berjalannya waktu usaha kita dapat berkembang dan dapat menembus pasar yang lebih baik lagi.

Tentu saja, kendala atau permasalahan yang dihadapi masing-masing jenis usaha bisa saja berbeda satu sama lain. Berbagai kendala dan hambatan tersebut di atas hanya merupakan hambatan umum yang banyak kita jumpai.

Satu yang pasti, sebagai pelaku usaha kita tetap harus mengembangkan wawasan usaha agar apa yang sudah kita bangun dapat berjalan dengan sukses. Mudah-mudahan apa yang diuraikan tentang kendala usaha kecil menengah dan solusinya ini bisa menjadi inspirasi dan sumber pemikiran bagi kita semua. Salam sukses.

Kendala Usaha Kecil Menengah dan Solusi Jitu Mengatasinya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Irma Handoko